This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Maret 2015

INDONESIA

INDONESIA
Oleh Laurensia Sekar Elfariani

Indonesia adalah negara kita..
Indonesia adalah bangsa kita..
Tempat kita di lahirkan..
Tempat kita di besarkan..

Disana tempat kita
mengadu nasib.
Disana pula tempat kita bersedih, tempat kita tertawa,tempat kita mengelu kesah ....

Indonesia...
Kau negara yang kaya,,
Kaya akan budaya.
Ka adalah negara yang berlimpah akan rempah rempah.
Kau adalah indonesia raya ...

SELAMAT DATANG DI INDONESIA

SELAMAT DATANG DI INDONESIA
Oleh Kevin Fajar

Rimba bunga membaca hutan
Sunyi alam lembuti embun pagi
Pundak gunung berhias kelabu
Biru langit menyelimuti bawah desa

Selamat Datang di Indonesia
Bebaskan cakrawala yang abadi
Rasa cinta pangkuan pertiwi
Sinar Tuhan yang menciptakan

Dari Sabang hingga Merauke
Dari puncak sampai ke samudera
Tertuang kosakata dari alam
Mewadahi pesona Republik Indonesia

CINTA TANAH AIR

CINTA TANAH AIR
Oleh Muqtafaiz

Andaikan engkau cinta
Jangan buat ia kecewa
Jika engkau sayang jua
Sediakan madu di lidahnya

Katanya cinta Indonesia?
Mengapa kau gores luka?
Madu, susu, anggur jua harus tertuju padanya
Bukan belati, duri, atau tirta dusta

Di wajahnya kita bernyawa
Lantaran airnya kita bahagia
Syukur, kita hidup di tanah kaya raya
Bukan bangsa yang penuh merana

Tetapi mengapa?
Paras jelita dikotori dusta
Meneror, korup, bertengkar, dan adu domba
Hanya membuat Indonesia terluka

Bila memang sungguh cinta
Pepohonan permai harus dijaga
Lautan luas harus dipenjara
Keindahan negara tak boleh sirna

BERSERULAH BUDAYAKU

BERSERULAH BUDAYAKU
Oleh Sri Purwatiningsih

Lagu - lagu tua bersuara
Tangan lembut menari - nari
Bagai air tergulung ombak
Ditepi pantai yang sunyi

Dewi malam yang anggun
Bercahaya bagaikan bidadari
Berlenggak - lenggok di atas awan
Bagai puteri keraton

Gamelan - gamelan berdengung
Seakan bumi digetarkan
Suling - suling bernyanyi
Bagai kicau burung di pagi hari

Suasana negeri yang asri
Membuat bunga bangsa lupa diri
Akan keindahan ibu pertiwi
Di Indonesia tercinta ini

TANAH AIRKU

TANAH AIRKU
Oleh Nadilla Syahkina

Beribu pulau kau satukan.......
Dalam genggaman mu......
Dari sabang sampai marauke....

Lautanmu yang luas,menjadi penghias bumi...
Tanahmu yang subur...
Menjadi makanan bagi kami dan juga pemandangan bagi kami.....

Pegununganmu yang menjulang tinggi...
Lautanmu yang luas.....
Dan alammu yang indah
Menambah kesan tanah airku yang indah......

Minggu, 15 Maret 2015

KAU ISTIMEWA

KAU ISTIMEWA
Oleh Laila Zulfiatus

Menjadikan mu matahari dijiwaku
Memilikimu , menanam setiap memori indah
Kau itu istimewa.
Laksana purnama yang datang sekali saja
Bak permata dengan goresan terindah
Bagaikan sirius dengan cahaya terangnya
Cantik , indah dihatiku.
Walau sekarang , mata tak dapat menatap
sosok yang luar biasa
Tapi jiwa ini akan selalu tetap 
Pada keteguhan hati , pada kemantapan kasih
Dalam sujud ,dalam doa , dalam setiap hembus nafas .
Kau akan selalu disini.
Aku tahu , dan aku bisa mencerna
Cenderungmu memang mendua
Asamu menuntut lebih sekedar dari satu hawa
Namun aku yakin , sayangmu tetap disini , 
rumah ternyamanmu masih disini.

PURNAMA TANPA AKHIR CERITA

PURNAMA TANPA AKHIR CERITA
Oleh Astrie Linda

Kuceritakan lagi tentang purnama..
Suatu hari..
Pernah kubayangkan perihnya melihat purnama tersenyum dan pergi menuju arah yang berlawanan
Tepat!
Dipermulaan bulan Dzulhijah
Purnama akan segera pergi
Dan kotak hitam yang mengapung itu akan terseret ombak kehidupan
Hingga ia hilang tanpa arah yang pasti
Tidak ada akhir cerita..

Terima kasih kuucap untuk yang kesekian kali
Atas kesetiaanmu menemani menghiasi mimpi
Sampai aku terbangun kembali dan menyadari
Bahwa banyak nikmat Tuhan patut disyukuri

Kuingatkan padamu, simpan rapat rahasia yang pernah kubisikkan dimalam itu..
Malam indah yang sinarmu begitu sempurna
Cerita kita tidak akan pernah berakhir, Purnama
Karena Purnama akan selalu ada pada setiap waktunya..

RASA YANG TAK PERNAH AKU ALAMI

RASA YANG TAK PERNAH AKU ALAMI
Oleh Niken Khalida Puteri

Tak apa jika senja berganti malam
Tak lama setelah itu
Sinar rembulan pun datang menghampiri
Namun sang bintang enggan menemani

Aku baik-baik saja
Ku hanya ingin sendiri
Hanya ingin habiskan rasa ini
Hanya ingin lukiskan senyummu dalam sepi

Tak apa jika ku menangis saat ini
Jika rinduku amat dalam dan perih
Ku ingin kau disini tepiskan sepiku

Ku hanya ingin kau mengerti
Ini yang ku rasa dan takkan ku ingkari
Ku hanya ingin sendiri
Diam,mengunci bibirku dan sendiri

Tak apa jika ku menangis saat ini
Untukmu yang kusayangi
Untuk kita,kau,aku dan kini
Untuk sebuah alasan yang tak pernah ku pahami

Jadi biarkan ku sendiri malam ini
Tak apa jika ku menangis karena ku masih punya hati
Tuk merasa,tuk meminta,tuk memberi
Tuk berharap dan untuk mencintai dirimu

SENDIRIKU DAN CINTA SEBENTARMU

SENDIRIKU DAN CINTA SEBENTARMU
Oleh Brandal Santri

Jangan kau pinta keikhlasan,ketulusan
atau apapun yang kau sebut pengertian makna cinta
sebab hati telah tergadaibpadamu..

Jika ikhlas yang kau harap adalah perpisahan
jika tulus yang kau maksud adalah kepergian
jika makna cinta adalah keinginan saling menyakiti...
aku menyesal telah sepenuh hati mencintaimu

Jual saja hati serombeng cintamu!

Wahai cinta..
aku marah pada sepicik ingin tersembunyimu,
aku kecewa akan aroma parfum dan tebal gincumu,
aku mengira hati tak bisa terbeli,
aku menyangka cinta sehidup semati..

Khianat merampas nurani!

Ooo..pendusta cinta!
pergilah,jangan kau bawa kenang atas semua cintaku!

Ooo..jahanam cinta!
enyah dan bawalah semua sangka pada cinta rombengmu!

Biar sendiriku memahami cinta sebentarmu,
Ya,sendiri saja... 


KEJORA CINTAKU

KEJORA CINTAKU
Oleh Ayu Annafi

Kejora...
Puaskah kau membuat ku sedih
Disini aku menangisi-Mu
Saat kau memberikan kata-kata indah itu

Kejora...
Dimanakah engkau sekarang berada?
Pipiku kini terbasahi oleh tangisan
Sambil memanggil nama mu "Kejora"

Kejora...
Disini aku setia menunggumu .
Tetapi sekarang ,sudah berbeda dengan hari-hari yang lalu
Kini kau tak menemaniku .
Semoga kau tetap setia mengingatku

Kejora...
Kini,di hari-hariku hanya ada bayang-bayang mu
Kini di setiap doa-ku tak luput oleh nama mu Kejora ku
Kini di setiap malamku hanya cahaya kejora lah yang menemaniku
Selamat tinggal Kejora Cintaku

PURNAMA TANPA AKHIR CERITA

PURNAMA TANPA AKHIR CERITA
Oleh Astrie Linda

Kuceritakan lagi tentang purnama..
Suatu hari..
Pernah kubayangkan perihnya melihat purnama tersenyum dan pergi menuju arah yang berlawanan
Tepat!
Dipermulaan bulan Dzulhijah
Purnama akan segera pergi
Dan kotak hitam yang mengapung itu akan terseret ombak kehidupan
Hingga ia hilang tanpa arah yang pasti
Tidak ada akhir cerita..

Terima kasih kuucap untuk yang kesekian kali
Atas kesetiaanmu menemani menghiasi mimpi
Sampai aku terbangun kembali dan menyadari
Bahwa banyak nikmat Tuhan patut disyukuri

Kuingatkan padamu, simpan rapat rahasia yang pernah kubisikkan dimalam itu..
Malam indah yang sinarmu begitu sempurna
Cerita kita tidak akan pernah berakhir, Purnama
Karena Purnama akan selalu ada pada setiap waktunya..

CINTA SESUNGGUHNYA

CINTA SESUNGGUHNYA
Oleh Kania Yuliasari

Kamu hadir membawa warna baru
Kamu obati luka ku tentang masa lalu
Kamu mampu mngubah kehidupanku
Jauh lebih baik dari kehidupan yang lalu

Kamu manusia sederhana yang mampu memberikan cinta yang luar biasa
Cinta yang tak mampu di ungkapkan oleh kata kata
Mendengar apa yg tidak dikatakan
Mengerti apa yang tidak di jelaskan

Terimakasih cinta....
Atas segala hal yang kamu berikan
Cinta tulus dan juga pengajaran tentang berbagai hal
Kamu telah mengajarkan apa itu menghargai, menerima, bersyukur, ikhlas dan mandiri
Kini ku mampu berdiri sendri dengan tenang melewati semua permasalahan pribadi
Dan kini aku telah mengerti apa itu hidup dan juga cinta sejati

Berharap setiap mimpi akan mnjdi nyata
Hidup bahagia bersama selamanya
Semoga rasa antara kita takkan pernah pudar bersama sang waktu
Sehingga Tiada celah bagi cinta yang lainnya

CATATAN HATI

CATATAN HATI
Oleh Ivane Wijaya

Ada sesuatu yang terasa hampa
saat langit langit semakin menua
ada sesuatu yang terasa berbeda
saat hujan hujan tertahan diantara mega

Sendiri dan sepi, aku ingin berlari
menelusuri mimpi yang tak kunjung menepi
atau haruskah aku hanya berdiri disini
mengeja bait pelangi yang hampir mati

Di penghujung hari...
Ketika senja berlalu dan pergi
Ketika hati ini terhenti bernyanyi
aku ingin kau kembali
disini, sekali lagi...!!!!

SABDA BUMI

SABDA BUMI
Puisi Tanpa Nama

Bulan tampak mendung merenung bumi
Seberkas haru larut terbalut kalut dan takut
Terpaku ratap menatap jiwa-jiwa penuh rindu
Hangatkan dahaga raga yang sendu merayu

Bulan tak ingin membawa tertawa manja
Kala waktu enggan berkawan pada hari
Saat bintang bersembunyi sunyi sendiri
Terhapus awan gelap melahap habis langit

Bulan memudar cantik menarik pada jiwa ini
Hitam memang menang menyerang terang
Tetapi mekar fajar bersama mentari akan menari
Bersama untaian senandung salam alam pagi

PERMAINYA DESAKU

PERMAINYA DESAKU
Puisi Tanpa Nama

Sawah mulai menguning
mentari menyambut datangnya pagi
ayam berkokok bersahutan
petani bersiap hendak ke sawah.

Padi yang hijau
siap untuk dipanen
petani bersuka ria
beramai – ramai memotong padi

Gemercik air sungai
begitu beningnya
bagaikan zamrud khatulistiwa
itulah alam desaku yang permai 

BANCANA MELANDAKU

BANCANA MELANDAKU
Puisi Tanpa Nama

Lewat suara gemuruh diiringi debu bangunan yang runtuh
Tempatku nan asri terlindas habis
Rumah dan harta benda serta nyawa manusia lenyap
Kau lalap habis aku kehilangan segalanya 

Mata manusia sedunia terpengarah, menatap dan heran
Memang kejadian begitu dahsyat
Bantuan dan pertolongan mengalir
Hati manusia punya nurani

Tuhan , mengapa semua ini terjadi ?
Mungkin kami telah banyak mengingkari-Mu
Mungkin kamu terlalu bangga dengan salah dan dosa
Ya, Tuhan ampunilah kami dalam segalanya

ALAM

ALAM
Puisi Vino Tritambayong

Ku buka mata ..
cahaya pagi menembus kaca jendela ..
Semerbak mawar merah dan putih merekah ..
Ku buka jendela ..
Ku hirup udara segar ..

Melihat kabut tebal masih menyelimuti bumi ..
Setetes embun membasahi daun ..
Kicauan indah terdengar di telinga ..
Angin berhembus halus menembus kulit

Ku lihat awan seputih melati ..
Juga langit, sebiru lautan samudra ..
Kini kusiap menghadapi hari yang baru ..
Dan indahnya bumi .. 

TANAH AIRKU

TANAH AIRKU
Puisi Haris Rahmat Nugraha

Angin berdesir dipantai
Burung berkicau dengan merdu 
Embun pagi membasahi rumput-rumput
Itulah tanah airku
Sawahnya menghijau
Gunungnya tinggi menjulang
Rakyat aman dan makmur

Indonesiaku
Tanah tumpah darahku
Jaga dan rawatlah selalu
Disanalah aku dilahirkan dan dibesarkan
Disanalah aku menutup mata
Oh..... tanah airku tercinta
Indonesia jaya..... 

ALAM PERMAI

ALAM PERMAI
Oleh Amalia Laily Citra

Kicau burung terdengar merdu
Ku pandang sekitarku
Dimanakah aku?
Begitu indah ciptaan-Mu

Kupu-kupu mengepakkan sayapnya
Begitu indah warnanya
Hinggap dari satu bunga ke bunga lainnya
Elok nian gerak-geriknya

Sang mentari telah di ufuk barat
Masih terasa begitu hangat
Alam ini akan selalu kurawat
Akan Tuhan aku teringat

Terima kasih Tuhan
Mentari tenggelam, Kau ganti dengan bulan
Langit gelap menyembunyikan awan
Di alamku yang permai aku merasa aman

SEMALAM

SEMALAM
Oleh Kahlil Gibran

Semalam aku sendirian di dunia ini, kekasih;
dan kesendirianku... sebengis kematian...
Semalam diriku adalah sepatah kata yang tak bersuara...,
Di dalam fikiran malam.
Hari ini... aku menjelma menjadi sebuah nyanyian menyenangkan di atas lidah hari.
Dan, ia berlangsung dalam seminit dari sang waktu yang melahirkan sekilas pandang, sepatah kata, sebuah desakan dan... sekucup ciuman